Hampir semua peserta ujian berikhtiar agar lulus ujian. Tapi realitasnya tidak demikian. Mengapa ? Peserta tidak menemukan strategi belajar yang tepat, atau enablers lain kurang mendukung. Strategi belajar tidak harus “tampil” beda, tapi tidak pula harus mengacu model-model konvensional. Belajar perlu nasihat Einstein: “You Can’t change current problems with current thinking because current problems are a result of current thinking”. Jadi, agar lulus ujian butuh strategi yang unik, smart, elegan, belajar, butuh pengorbanan moral ( keberanian, disiplin dan keyakinan ), waktu, dana dan strategi, serta yang pasti penguasaan Materi yang diantisipasi keluar di Ujian.
Kami sampaikan beberapa kiat-kiat yang mungkin dapat membantu anda dalam Ujian Sertifikasi :
- Berdoa dan Menenangkan pikiran, agar dalam mengikuti Ujian anda menjadi tenang dan teduh. Dalam arti tidak tertekan atau tidak gegabah dalam menyelesaikan soal-soal Ujian.
- Sedapat mungkin, anda menjawab seluruh pertanyaan yang diberikan Kalaupun jawabannya salah tidak diberikan pengurangan nilai . Dalam hal anda harus menerka jawaban, lakukanlah dengan cara educated guess. Artinya, anda jangan melakukan pilihan berdasarkan hitung kancing, tetapi dengan cara mengeliminasi jawaban atau persoalan yang paling salah, agak salah, agak benar.
- Dalam menjawab setiap soal, pilihlah jawaban berdasarkan derajat :
– Yang paling relevan
– Yang Paling kursial dan
– Yang paling global ( makro)
