Sehubungan dengan Situasi Nasional menghadapi Wabah Pandemi Covid-19 dan dalam rangka mendukung Program Pemerintah untuk Mencegah Penyebaran Virus COVID-19, maka manajemen LSPMR memutuskan untuk menunda kegiatan Uji Kompetensi (Uji Reguler dan Uji Ulang/Her) pada seluruh jenis Sertifikasi : CRMA, CRMO/ANAMROT, CRMP/AMROT, CRGP/ATKRT, dan BCMCP/AMKU atas agenda kegiatan pada bulan April dan Mei 2020. Direncanakan LSPMR baru akan beroperasi penuh kembali pada bulan Juni 2020. Demikian kami informasikan, mohon kiranya dapat dimaklumi. Atas perhatian dan dukungan Bapak/Ibu, kami sampaikan banyak terima kasih. Salam Indonesia Kompeten. Hormat kami, Manajemen LSPMR.. >> LSPMR is moving to Pakuwon Tower Kota Casablanca starting 27 April 2020! Standar Kompetensi Kerja Khusus bidang Manajemen Risiko - Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko
No comments yet

Standar Kompetensi Kerja Khusus bidang Manajemen Risiko

Diletakkan dalam batasan pedoman No. 103 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Standar kompetensi kerja Manajemen Risiko dapat dinyatakan sebagai standar pengetahuan, ketrampilan dan/atau sikap kerja (”kinerja”) individu atau kelompok individu yang dituntut oleh suatu penugasan profesi.

Dalam sebuah penugasan, kepemilikan kompetensi individu dan/atau kelompok individu tersebut, akan memberikan keyakinan yang wajar, bahwa penugasan akan dapat diselesaikan sesuai dengan standar profesi yang berlaku pada masing-masing profesi. Kelompok Profesi Manajemen Risiko menggunakan tingkatan kompetensi individu untuk menjalankan peran dalam mengelola risiko korporat. Tingkat Risiko dalam suatu korporasi, akan berbanding terbalik dengan tingkat kompetensi profesi yang diterjunkan dalam penugasan tersebut dalam artian profesi dengan tingkat kompetensi yang baik akan dapat mencerminkan tingkat risiko yang melekat pada  organisasinya.

Agar dapat bekerja dan melaksanakan fungsi Manajemen Risiko secara professional, setiap organisasi harus memiliki SDM Manajemen Risiko yang memiliki basis kompetensi berstandar internasional.  Hal ini dapat dicapai melalui pendidikan, pelatihan dan pemberian pengalaman dalam rangka meningkatkan kompetensi para profesional manajemen Risiko yang mencakup atas Knowledge (pengetahuan), Skills (ketrampilan) dan attitude (sikap kerja).

Post a comment