No comments yet

Standar Kompetensi Kerja Khusus bidang Manajemen Risiko

Diletakkan dalam batasan pedoman No. 103 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Standar kompetensi kerja Manajemen Risiko dapat dinyatakan sebagai standar pengetahuan, ketrampilan dan/atau sikap kerja (”kinerja”) individu atau kelompok individu yang dituntut oleh suatu penugasan profesi.

Dalam sebuah penugasan, kepemilikan kompetensi individu dan/atau kelompok individu tersebut, akan memberikan keyakinan yang wajar, bahwa penugasan akan dapat diselesaikan sesuai dengan standar profesi yang berlaku pada masing-masing profesi. Kelompok Profesi Manajemen Risiko menggunakan tingkatan kompetensi individu untuk menjalankan peran dalam mengelola risiko korporat. Tingkat Risiko dalam suatu korporasi, akan berbanding terbalik dengan tingkat kompetensi profesi yang diterjunkan dalam penugasan tersebut dalam artian profesi dengan tingkat kompetensi yang baik akan dapat mencerminkan tingkat risiko yang melekat pada  organisasinya.

Agar dapat bekerja dan melaksanakan fungsi Manajemen Risiko secara professional, setiap organisasi harus memiliki SDM Manajemen Risiko yang memiliki basis kompetensi berstandar internasional.  Hal ini dapat dicapai melalui pendidikan, pelatihan dan pemberian pengalaman dalam rangka meningkatkan kompetensi para profesional manajemen Risiko yang mencakup atas Knowledge (pengetahuan), Skills (ketrampilan) dan attitude (sikap kerja).

Post a comment